Dari Panen ke Sertifikasi, BRMP Jambi Kawal Mutu Benih Padi
TANJUNG JABUNG BARAT – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mendampingi panen perbenihan padi varietas Ciliwung di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu–Kamis (8–9/7), untuk memastikan penanganan calon benih sejak panen memenuhi tahapan pascapanen yang baik. Pendampingan dilakukan tim Produksi Benih Sumber Padi Spesifik Lokasi yang terdiri atas Kamalia Muliyanti, M.Sc., Widya Sari Murni, M.P., dan Ike Yudi Winarni, S.E., bersama Penyuluh Pertanian Lapangan Hariyanto Hasibuan, S.P., serta Bangun Pardede, S.P.
Produksi benih sumber dilaksanakan di dua lokasi. Kelompok Tani Karya Mukti mengelola padi varietas Inpari 32 kelas FS seluas 6 hektare yang telah dipanen pada 10 Juni dan kini disimpan di gudang dengan kadar air calon benih 13,5 persen. Calon benih tersebut menunggu pengambilan sampel oleh petugas BPSPT Provinsi Jambi untuk pengujian mutu fisiologis dan fisik sebagai syarat memperoleh sertifikat benih. Sementara itu, Kelompok Tani Panca Usaha mengelola padi varietas Ciliwung seluas 3 hektare, dengan 2 hektare telah dipanen dan sisa 1 hektare dijadwalkan dipanen pada Jumat (10/7).
Pada saat yang sama, tim melakukan verifikasi dan validasi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) seluas 100 hektare. Bantuan telah didistribusikan kepada tiga kelompok tani, yakni Karya Mukti berupa 180 liter POC dan 2.250 kilogram SP-36, Mekar Sari sebanyak 172 liter POC dan 2.150 kilogram SP-36, serta Sriwijaya sebanyak 48 liter POC dan 600 kilogram SP-36. Hingga Kamis (9/7), pelaksanaan PM-AAS dilaporkan mencapai 84 hektare. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari komitmen BRMP Jambi untuk menjaga mutu calon benih, memastikan bantuan diterima petani, serta mengawal pemenuhan persyaratan teknis dan administrasi guna mendukung produktivitas dan swasembada pangan. (WSM)